Dosen Pendidikan Fisika dan PIAUD UM Metro Gelar Pelatihan Pembuatan Buku Cerita IPA Fisika untuk Anak Usia Dini
Metro, 4 Juni 2025

Dosen Program Studi Pendidikan Fisika dan Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) di TK Pembina Metro Pusat pada Rabu, 4 Juni 2025. Kegiatan tersebut dilaksanakan berdasarkan Surat Tugas dari Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan sebagai bentuk pelaksanaan tridarma perguruan tinggi, khususnya dalam memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat melalui penguatan kapasitas pendidik.
Kegiatan pengabdian mengangkat tema "Pelatihan Pembuatan Buku Cerita IPA Fisika dengan Media GAMMA untuk Anak Usia Dini”. Kegiatan ini dilaksanakan melalui kolaborasi lintas bidang keilmuan antara Eko Prihandono, M.Pd., dosen Program Studi Pendidikan Fisika, dengan Ismatul Izza Al Iftitah, M.Pd., dosen Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD).
Pelatihan ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pengenalan konsep-konsep sains dan fisika kepada anak usia dini melalui pendekatan yang sederhana, menyenangkan, kontekstual, serta sesuai dengan karakteristik perkembangan anak. Konsep fisika yang selama ini kerap dipandang sebagai materi yang kompleks diperkenalkan melalui media buku cerita sehingga dapat dikemas menjadi pengalaman belajar yang lebih dekat dengan kehidupan sehari-hari anak.
Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan pengenalan mengenai pemanfaatan media GAMMA dalam pembuatan buku cerita IPA Fisika. Pendekatan ini diarahkan untuk membantu pendidik menghasilkan media pembelajaran yang kreatif, menarik secara visual, serta memiliki muatan sains yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan karakteristik anak usia dini.
Kolaborasi antara dosen Pendidikan Fisika dan PIAUD menjadi salah satu kekuatan utama dalam kegiatan ini. Perspektif Pendidikan Fisika digunakan untuk memastikan bahwa konsep sains yang disampaikan memiliki landasan keilmuan yang tepat, sedangkan perspektif PIAUD digunakan untuk menyesuaikan penyajian materi dengan tahap perkembangan, karakteristik belajar, dan kebutuhan anak usia dini.
Melalui pelatihan tersebut, para pendidik diharapkan tidak hanya mampu menggunakan buku cerita sebagai media pembelajaran, tetapi juga memiliki keterampilan untuk mengembangkan sendiri bahan ajar berbasis cerita yang mengintegrasikan unsur sains, kreativitas, dan literasi. Dengan demikian, pembelajaran IPA pada jenjang pendidikan anak usia dini dapat berlangsung secara lebih bermakna dan tidak terlepas dari dunia bermain serta pengalaman konkret anak.
Eko Prihandono, M.Pd., menyampaikan bahwa pengenalan fisika kepada anak usia dini tidak harus dilakukan melalui konsep-konsep yang abstrak dan kompleks. Sebaliknya, berbagai fenomena fisika sederhana yang dijumpai anak dalam kehidupan sehari-hari dapat dijadikan sebagai sumber belajar yang menarik apabila dikemas dengan pendekatan yang tepat.
Sementara itu, kolaborasi dengan dosen PIAUD memberikan penguatan dari sisi pedagogis agar pengembangan media cerita tidak hanya menarik secara tampilan, tetapi juga sesuai dengan prinsip pembelajaran anak usia dini. Sinergi kedua bidang keilmuan tersebut diharapkan dapat menghasilkan inovasi pembelajaran yang dapat diterapkan secara berkelanjutan di lingkungan pendidikan anak usia dini.
Kegiatan di TK Pembina Metro Pusat ini menjadi salah satu bentuk nyata kontribusi perguruan tinggi Universitas Muhammadiyah Metro dalam mendukung peningkatan kompetensi pendidik sekaligus memperkuat hubungan antara perguruan tinggi dan satuan pendidikan. Melalui kegiatan pengabdian yang berbasis kolaborasi keilmuan, diharapkan lahir berbagai inovasi media pembelajaran yang dapat membantu guru menghadirkan pembelajaran sains yang menyenangkan, kreatif, kontekstual, dan bermakna bagi anak usia dini.

Kegiatan ini sekaligus menjadi langkah awal dalam pengembangan media pembelajaran IPA Fisika berbasis cerita yang dapat terus dikembangkan dan diimplementasikan pada satuan pendidikan anak usia dini lainnya.