Workshop Pengembangan Perangkat Pembelajaran Berbasis Hybrid Learning Menggunakan Kurikulum OBE Prodi Pendidikan Fisika
Metro, 24 Agustus 2026

Program Studi Pendidikan Fisika FKIP Universitas Muhammadiyah Metro menyelenggarakan Workshop Pengembangan Perangkat Pembelajaran Berbasis Hybrid Learning Menggunakan Kurikulum Outcome-Based Education (OBE). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya penguatan kualitas pembelajaran dan peningkatan kesiapan dosen dalam mengembangkan perangkat pembelajaran yang adaptif terhadap perkembangan teknologi dan kebutuhan pendidikan masa kini.
Kegiatan workshop dibuka oleh Wakil Dekan I FKIP Universitas Muhammadiyah Metro, Amirudin Latif, M.Pd. Dalam sambutannya, beliau menekankan bahwa penerapan hybrid learning tidak hanya relevan dengan perkembangan teknologi pembelajaran, tetapi juga selaras dengan nilai-nilai profetik.
Beliau menyampaikan bahwa hybrid learning dapat dipandang sebagai bagian dari implementasi nilai profetik karena memberikan kemudahan dalam proses pembelajaran. Prinsip tersebut sejalan dengan nilai “yasiru wa lā tu‘assir”, yaitu memberikan kemudahan dan tidak mempersulit, sehingga teknologi pembelajaran dapat dimanfaatkan untuk memperluas akses, fleksibilitas, dan efektivitas pembelajaran.
“Hybrid learning memberikan kemudahan bagi dosen dan mahasiswa dalam melaksanakan pembelajaran. Pemanfaatan teknologi harus diarahkan untuk menghadirkan pembelajaran yang lebih mudah, fleksibel, dan bermakna,” ujar Amirudin Latif, M.Pd. dalam sambutannya.
Materi workshop disampaikan oleh Dr. Siti Suprihatin, M.Pd., yang merupakan PPPKI UM Metro. Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan penguatan mengenai pengembangan perangkat pembelajaran berbasis hybrid learning yang terintegrasi dengan pendekatan OBE.
Workshop diarahkan agar perangkat pembelajaran yang dikembangkan tidak hanya berorientasi pada penyampaian materi, tetapi juga pada ketercapaian Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL), Capaian Pembelajaran Mata Kuliah (CPMK), serta kemampuan mahasiswa yang dapat diukur melalui proses asesmen yang selaras dengan capaian pembelajaran.
Melalui kegiatan ini, dosen Program Studi Pendidikan Fisika diharapkan mampu menghasilkan perangkat pembelajaran yang lebih sistematis, fleksibel, berbasis teknologi, dan berorientasi pada capaian. Implementasi hybrid learning juga diharapkan dapat memperkuat pengalaman belajar mahasiswa sekaligus mendukung penerapan kurikulum OBE secara konsisten di lingkungan Program Studi Pendidikan Fisika FKIP Universitas Muhammadiyah Metro.
Workshop ini menjadi salah satu langkah strategis Program Studi Pendidikan Fisika dalam membangun budaya pembelajaran yang profetik, profesional, modern, dan mencerahkan, sekaligus meningkatkan mutu penyelenggaraan pendidikan sesuai tuntutan perkembangan teknologi dan kebutuhan pembelajaran abad ke-21.
